Bugiswarta.com, Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Anggi Arando Siregar, merespons pergantian jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang dilakukan pemerintah sebagai bagian dari upaya penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam susunan kepemimpinan terbaru, Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN dipercaya menjadi Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana.
Sementara itu, Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Brigjen Pol. Sony Sonjaya yang sebelum nya mengisi posisi Wakil Kepala BGN juga ikut ganti.
Anggi Arando S yang juga kader Gerindra Masa Depan (GMD) Program Sekolah Kader Partai Gerindra menilai pergantian pimpinan merupakan langkah yang wajar dalam sebuah organisasi, terutama untuk memastikan program strategis nasional berjalan semakin efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
Menurutnya, perubahan kepemimpinan tersebut merupakan hasil evaluasi yang dilakukan pemerintah dengan mempertimbangkan berbagai masukan dari sejumlah kalangan sejak Program Makan Bergizi Gratis mulai dijalankan hingga saat ini.
“Pergantian hal yang wajar, kita akan terus mendukung program ini siapapun pimpinannya, kita harap akan lebih baik lagi,” ujar Anggi Arando S
Ia menegaskan dukungannya terhadap Program MBG yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.
Kader Muda Partai Gerindra ini berharap kepemimpinan baru di BGN dapat semakin memperkuat pelaksanaan program di lapangan, meningkatkan efektivitas distribusi manfaat, serta memastikan tujuan utama program dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas dapat tercapai secara optimal.
“Yang terpenting adalah program ini terus berjalan dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Pergantian pimpinan harus menjadi momentum untuk melakukan perbaikan dan penguatan pelaksanaan program,” katanya.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia menuju Generasi Emas 2045.

