187 Wanita Tani Ikuti Pengajian Ramadan Fest, Ukhuwah dan Ibadah Menguat -->
Cari Berita

187 Wanita Tani Ikuti Pengajian Ramadan Fest, Ukhuwah dan Ibadah Menguat

BUGISWARTA.com, JAKARTA – Kegiatan Ramadhan Fest Wanita Tani Indonesia HKTI memasuki hari kedua dengan menggelar pengajian yang diikuti ratusan jamaah.


Sedikitnya 187 jamaah wanita tani hadir dalam kegiatan keagamaan tersebut yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan.


Pengurus DPN Wanita Tani Indonesia HKTI, Athea Sarastiani, menyampaikan bahwa pengajian ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Festival Ramadan yang digelar selama tiga hari.


“Pengajian Wantan Tani hari ini, pengajian jemaah wanita tani, dihadiri 187 jemaah,” kata Athea Sarastiani.


Acara pengajian juga diisi dengan penampilan hadroh yang dipimpin oleh Ustazah Hj Saidah Ishaq. Suasana religius semakin terasa dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Qoriah Hj Nursanah Sholeh serta sari tilawah oleh Ustazah Hj Imroni Alu.


Sementara itu, tausiyah disampaikan oleh Ustazah Hj Umanah Hulwani Hidayat yang juga merupakan pimpinan Pesantren Baitul Izzah Amanah, Rumpin, Bogor. Dalam ceramahnya, ia mengajak para jamaah untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan, memperbanyak ibadah, serta mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.


Ramadhan Fest Wanita Tani Indonesia HKTI tidak hanya menghadirkan kegiatan keagamaan, tetapi juga berbagai aksi sosial yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Pada hari pertama kegiatan, panitia telah menggelar santunan bagi anak yatim piatu dan dhuafa serta layanan pengobatan gratis.


Selain itu, bazar UMKM yang dihadirkan dalam festival tersebut juga ramai dikunjungi masyarakat. Berbagai produk kuliner dan kerajinan lokal ditawarkan kepada pengunjung, sekaligus menjadi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk memasarkan produknya.


Festival Ramadan Wanita Tani Indonesia HKTI sendiri digelar selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi, penguatan nilai keagamaan, sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat di bulan suci Ramadan.