Puisi : Senja Berkafan Rindu -->
Cari Berita

Puisi : Senja Berkafan Rindu


Di kampung, senja berkafan rindu terbentang, Merah jingga terurai di ufuk senja yang memukau, Desiran angin membawa aroma kenangan lama, Membaur bersama nyanyian burung yang merdu.

Di bawah pohon rindang, aku duduk termenung, Menyaksikan langit yang memerah pelan, Ingatan tentang kampung memenuhi hatiku, Seakan-akan membawa kembali masa lalu yang terpahat.

Di sudut kampung, rumah-rumah berjejer, Menyimpan cerita tentang masa silam yang indah, Setiap sudut, setiap jalanan, punya kisahnya sendiri, Menjadi saksi bisu perjalanan hidup yang berlalu.

Senja mengajakku merenung dan bermimpi, Tentang kehangatan keluarga di kampung halaman, Tentang tawa dan cerita di balik malam yang sunyi, Semua terukir dalam ingatan, abadi dalam hati.

Meski jauh, kampung tetap merindukan panggilan, Mengingatkan akan akar dan jalinan yang kuat, Senja berkafan rindu, mengantar perasaan pulang, Di kampung, di tempat yang selalu merindukan kehadiranku.