La Isra Bicara Sosok Abdul Karim Al Jufri, Teladan Perhatian Ke Kader-Kader Muda Gerindra -->
Cari Berita

La Isra Bicara Sosok Abdul Karim Al Jufri, Teladan Perhatian Ke Kader-Kader Muda Gerindra

Abdul Karim Al-Jufri

BUGISWARTA.com, Sulawesi -- La Isra, seorang pria kelahiran Muna, Sulawesi Tenggara pada 1 Januari 1989, mengungkapkan pengalamannya dalam berinteraksi dengan sosok senior partai, Abdul Karim Al Jufri. 


Anak muda yang terpilih menjadi Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara yang terpilih pada pemilihan legislatif 2024-2029 ini menyoroti kepedulian dan perhatian yang ditunjukkan Abdul Karim Al- Jufri terhadap anggota muda partai, khususnya yang berjuang di DPP Partai Gerindra.


Pengalaman La Isra mencerminkan kedekatan yang dibangun Abdul Karim dengan para anak muda, dimana beliau menawarkan diri untuk memberikan bantuan dan arahan terkait operasional lapangan serta strategi untuk memenangkan kontestasi politik. 


“Sikap perhatian dan keterlibatan langsung ini memperlihatkan kepemimpinan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan para anggota muda,” ungkapnya


Abdul Karim Al Jufri, yang dikenal dengan panggilan "Bang AKA", bukan hanya sosok senior yang hadir secara fisik, tetapi juga secara emosional. 


La Isra merasa bahwa kehadiran Abdul Karim selalu tepat pada saat-saat yang dibutuhkan, memberikan dukungan dan bimbingan yang diperlukan.


Dalam interaksi dengan anggota partai, Bang AKA dikenal dengan gaya bicara yang bijaksana, hanya menyampaikan informasi yang relevan dan penting. Ia juga menekankan pentingnya kemandirian bagi anggota partai, memberikan dorongan agar mereka mampu mengambil inisiatif dan bertindak secara mandiri.

La Isra, yang telah aktif dalam politik sejak menamatkan pendidikan di perguruan tinggi pada tahun 2012, juga mengingatkan betapa Abdul Karim Al Jufri memberikan perhatian dan bimbingan kepada adik-adiknya di Partai Gerindra. 

Hal ini menunjukkan komitmen Bang Abdul dalam membangun generasi penerus yang tangguh dan berkualitas.


Pengalaman La Isra juga menyoroti kontribusi Abdul Karim Al Jufri dalam membina dan memotivasi para anggota partai, tidak hanya sebagai sosok senior, tetapi juga sebagai figur yang dapat memberikan inspirasi dan arahan bagi generasi muda politisi.


Keberadaan Abdul Karim Al Jufri sebagai sosok yang peduli dan perhatian terhadap anggota partai muda menjadi contoh yang penting dalam membangun solidaritas dan kebersamaan di dalam struktur partai. 


Sikap inklusif dan responsif ini merupakan fondasi yang kuat dalam memperkuat kesatuan dan keberlanjutan gerakan politik.



Nama AKA Belakangan Ini Terus Jadi Perbincangan Jelang Pilkada Sulawesi Tengah

 

Bermula saat pertemuan politik antara Waketum Nasdem Ahmad Ali yang berkunjung ke rumah pak Prabowo di Kertanegara para selasa 23/4 yang lalu


Kendati pada level nasional Nasdem adalah partai rival Prabowo-Gibran saat Pilpres namun dia juga partai pertama yang mengucapkan selamat kepada Prabowo Gibran usai ditetapkan oleh KPU


Selanjutnya Ahmad Ali dan AKA menjadi perhatian publik usai AKA mendampingi Prabowo menerima kunjungan Waketum Nasdem Ahmad Ali bahkan dikaitkan dengan Pilgub di Sulawesi Tengah mendatang.


Abdul Karim Aljufri biasa dipanggil AKA, seorang anak muda yang dibina langsung oleh pak Prabowo sejak menjadi atlet pencak silat hingga karir politiknya, dan AKA juga merupakan seorang Anggota Dewan Provinsi Sulawesi Tengah periode 2019-2024 dan terpilih kembali dalam pileg 2024 juga mendapatkan dorongan dari masyarakat untuk maju di Pilgub.


Sosok AKA konon disebut sebut sebagai politisi muda yang diprediksi mempunyai masa depan cerah, hal ini tidak terlepas dari kedekatannya dengan pak Prabowo sebagai Ketum Gerindra maupun sebagai Presiden terpilih 2024. 


Daya tarik AKA mulai terlihat tidak hanya merupakan sosok muda yang energik namun posisinya secara politik di partai Gerindra saat ini juga patut diperhitungkan, belum lagi adanya kedekatan dengan pak Prabowo yang menjadi daya tarik tersendiri bahkan saat Pilpres dia dipercaya sebagai ketua TKD Prabowo Gibran di Sulteng dan berhasil menang.


Jika dinilai dari sudut pandangan politik faktor kedekatan AKA dengan pak Prabowo menjadi pembeda dibanding kandidat lainnya, karena tidak dapat dipungkiri faktor selain prestasi faktor kedekatan juga membawa pengaruh besar, sebagai putra daerah tentu saja kehadiran AKA yang mempunyai kedekatan khusus dengan pak Prabowo tidak hanya menguntungkan secara politis, lebih dari itu bilamana kelak diberikan mandat pada level eksekutif faktor-faktor inilah yang akan membawa perubahan besar di Sulawesi Tengah dimasa yang akan datang.