Korban Penipuan Penggandaan Uang Meringis -->
Cari Berita

Korban Penipuan Penggandaan Uang Meringis

Darmang/ISTIMEWA
BUGISWARTA.com, Bone -- Darmang, korban dugaan penipuan berkedok penggandaan uang kini meringis, hidupnya dalam kesusahan, ia bersama istri dan anak-anaknya kewalahan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.


Warga Desa Libureng, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan ini harus menanggung kerugian kurang lebih Rp 270 juta, setelah ia terperdaya oleh Ratna seorang ibu rumah tangga yang mengaku dapat melipat gandakan uang Darmang secara gaib.


"Untuk makan sehari-hari saja, saya sekeluarga hanya mengandalkan sisa beras yang ada di rumah, sudah tidak ada yang kami miliki, karena sudah dijual semua," kata Darmang kepada BUGISWARTA.com, Selasa 20 September 2022


Darmang mengaku, ia tidak hanya kehilangan harta benda, tapi juga terbelit utang sebesar Rp 150 juta.


"Sekarang saya terlilit hutang, saya ngutang sama banyak orang, utang saya Rp 150 juta, itu saya pinjam dari beberapa orang, sekarang mereka menurut saya kembalikan semua uangnya," kata Darmang.


Darmang menceritakan, awalnya ia kenal dengan Ratna sekira enam bulan lalu, ratna mengaku bisa mengobati orang sakit, tapi ujungnya malah menipu.


"Kan istri saya sakit, katanya bisa diobati sama itu Ratna, tapi ujungnya katanya bisa menggandakan uang, saya dijanjikan bisa dapat Rp 4 miliar, semua permintaanya saya penuhi, tanpa bisa berpikir, saya seperti dihipnotis," Darmang mengungkapkan.


Ratna sendiri saat ini mendekam di sel tahanan Kepolisian Resort Bone, setelah ia digelandang ke Mapolres Bone, ia disangka dengan pasal penipuan dan penggelapan.