Masih Ada 45,7 % Warga Yang Enggan di Vaksin, Covid-19 Kapan Berakhir? -->
Cari Berita

Masih Ada 45,7 % Warga Yang Enggan di Vaksin, Covid-19 Kapan Berakhir?

9/10/21

Bugiswarta.com, Jakarta -- Angka warga yang masih takut melakukan vaksinasi terus menurun, hal itu terlihat dari hasil survei dari dua lembaga survei yang berbeda. 

Hanya Saja dari jumlah tersebut jika melihat persentase warga yang ingin divaksin masih berada di bawah angka kekebalan kelompok atau herd immunity antara 65 hingga 70 persen.


Dalam survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada 30 Juli - 4 Agustus 2021 merilis dari warga yang belum vaksin, sebanyak 56.9% kurang atau sangat tidak bersedia melakukan vaksinasi Covid-19. 


Sebanyak 13,9% sangat bersedia, 28,6% Cukup bersedia, 39,9 %Kurang bersedia, 16,9 Sangat tidak bersedia dan 0,6 tidak tau atau tidak menjawab.


Sementara hasil survei Media Survei Nasional (Median) Party Watch Institute, melakukan terkait persepsi publik terhadap pembelajaran jarak jauh (PJJ), vaksinasi, dan pembatasan sosial pada 19-26 Agustus 2021 menyebutkan sebanyak 45,7 persen warga di Indonesia masih enggan melakukan vaksinasi Covid-19.


"Pada saat kita bertanya 'saat ini pemerintah menyediakan vaksin Covid-19 gratis, apakah Anda ingin divaksin?' Itu yang menjawab definitif ingin divaksin 54,3 persen dan tidak ingin divaksin 45,7 persen," kata Rico dalam diskusi virtual di YouTube dalam laporan CNN, Kamis (9/9/2021).


"Saya pikir masih ada tugas pemerintah untuk mengedukasi publik bahwa vaksinasi itu penting," tuturnya.


Survei itu juga merinci daerah mana saja tidak ingin mendapat vaksinasi Covid-19. Di Sumatera, 48,9 persen responden mengaku tidak mau divaksin, di Jawa 44,2 persen, Kalimantan, NTB, NTT, dan Bali, 42 persen tidak mau divaksin, dan 50 persen responden di Sulawesi Timur serta Indonesia Timur enggan divaksin.