Shalat Subuh Berjamaah di Desa To Cina Sedot Perhatian Warga


BUGISWARTA.com, BONE
, -- Program shalat shubuh berjamaah tiap hari jumat di Desa To Cina Kecamatan Dua Boccoe Kabuapaten Bone Sulawesi Selatan menyedot perhatian warga setempat. Tidak kurang dari 50 persen dari warga desa menyemarakkan program mingguan yang diberi nama Gerakan Pejuang Shubuh (GPS) itu.

Kepala Desa Tocina Muhammad Ilham mengatakan awalnya ia tidak menyangka sambutan warganya terhadap program shalat subuh berjamaah tersebut begitu besar.

"Kan awalnya saya resah, setelah larangan shalat berjamaan di mesjid gara-gara virus corona, hanya satu dua saja warga pergi di mesjid maka saya sebagai kepala desa menginisiasi Gerakan Pejuang Subuh, alhamdulillah masyarakat mulai berduyung-duyung ke mesjid," kata Ilham.

Ilham mengatakan jumlah jamaah shalat subuh tiap waktu bertambah banyak, antar warga saling mengajak.

" Seperti orang tarwih kalau bulan puasa, mesjid penuh oleh warga, warga sendiri yang saling mengajak," kata Ilham.

Untuk mempupuk rasa kebersamaan warga, usai shalat berjamaah dilanjutkan acara makan-makan.

"Warga sendiri yang siapkan makanan, untuk kita komsumsi usai shalat, makanannya juga penitng,tapi lebih penting ini wahana menambah kebersamaan warga desa," Ilham menjelaskan.


REPORTER : SYAHRUDDIN

EDITOR. : Usman

Share on Google Plus

About Bugiswarta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment