Pemuda Muhammadiyah: Erick Thohir Tidak Lahir Tradisi Pesantren, Tapi Berpihak Pada Agama dan Kemanusiaan

Bugiswarta.com, JAKARTA -- Program pembagian paket bantuan ke 1.000 panti asuhan di wilayah Jabodetabek melalui Program BUMN Menyantuni oleh Menteri BUMN Pak Erick Thohir merupakan salah satu program pembagian   paket bantuan terbaik. Program ini melibatkan lebih kurang 50 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) lintas agama.

Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Razikin Juraid, mengatakan, ketika Menteri BUMN Erick Thohir launching kegiatan tersebut pada 14 Mei  lalu, Pemuda Muhammadiyah menyambut baik dan kami berterima kasih dipercaya untuk terlibat menjadi bagian kesuksesan kegiatan ini

“Pada titik itu, saya menilai Pak Erick Thohir memiliki sense terhadap semangat kepemudaan,”Kata mantan Ketua DPP IMM ini.

Razikin yang juga salah satu koordinator pembagian paket bantuan ini, merasa bahwa kepercayaan ini dilaksanakan dengan penuh amanah dengan mengawal pembagian ke panti-panti asuhan yang tersebar se Jabodetabek.

“Kami kawal agar sesuai dengan tujuan awal dan perintah Pak Erick Thohir, bahwa bantuan tersebut diperuntukkan kepada mereka-mereka yang membutuhkan yakni anak yatim dan mereka yang terkena dampak kebijakan PSBB,”Paparnya

Magister Ilmu Politik Universitas Indonesia ini menyaksikan langsung dilapangan, paket bantuan BUMN Menyantuni sangat membantu meringankan beban masyarakat, dan mereka cukup terharu dan tak lupa mengirim salam dan terima kasih kepada Menteri BUMN. 

“Pak Erick ini tidak lahir dari tradisi pesantren, atau dari proses kaderisasi organisasi keagamaan, bukan pula lahir dari aktivisme yang kuat. Akan programa-program dan kebijakan beliau mencerminkan nilai dasar dari ajaran agama, yakni nilai solidaritas kemanusiaan dan itulah inti dari kehidupan kita sebagai Bangsa,”terangnya
Share on Google Plus

About bugis warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment