Makassar Menuju Kota Lumpuh -->
Cari Berita

Makassar Menuju Kota Lumpuh


Pemandangan Macet yang bisa dijumpai setiap saat di Kota Makassar


MAKASSAR, Bugiswarta.com -- Rutinitas harian di Kota Metropolitan Makassar terutama di waktu jam sibuk dan kantoran, pagi dan jelang sore. Hampir semua sudut kota terutama jalan-jalan protokol menghadirkan kemacetan dan kepadatan kendaraan yang sangat melelahkan dan terkadang menjengkelkan.
     
Jarak lokasi hanya dua tau tiga kilometer, terkadang harus butuh waktu satu atau dua jam, apalagi kalau kendaraan sudah terjebak dalam antrian kemacetan yang cukup parah. Jumah kendaraan yang terus bertambah menjadikan Kota Angin Mammiri ini mendapat julukan baru kota macet.
      
Penggambil kebijakan jika tidak serius menangani kemacetan ini, cepat atau lambat Makassar akan berjalan menuju kota lumpuh. Jumlah kendaraan terus bertambah, sementara volume jalan tidak bertambah panjang. Realitas sosial demikian akan semakin memperparah penghuni Kota Makassar.
      
Kota Angin Mamiri ini menjadi kota macet terparah  di luar Pulau Jawa. Kondisi itu hadir akibat kepadatan penduduk yang memiliki kendaraan pribadi  mengakibatkan macet di sejumlah titik jalan di kota ini.
      
Lokasi kemacetan dapat disaksikan disepanjang Jl. AP Pettarani, JL.Perintis Kemerdekaan, JL.Toddopuli Raya, JL.Hertasning, JL.Rappocini, Terutama di JL.Urip Sumoharjo

Selain faktor padatnya kendaraan pribadi penduduk, ada juga faktor yang menyebabkan macet saat ini ialah orasi mahasiswa di sekitar JL.Urip Sumoharjo depan kampus Universitas Muslim Indonesia yang terjadi pada tanggal 25 Oktober 2015.

"Kemacetan di kota ini sangat meresahkan dan menganggu rutinitas keseharian,  diharapkan  kepada pemerintah kota  dan keamanan agar  lebih memaksimalkan lagi dalam mengurangi kemacetan lalu lintas, " ujar Syaifullah seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Makassar.

----------------------
Ahadri