Klan SYL Ternoda Dengan Kasus Suap Dewie YL -->
Cari Berita

Klan SYL Ternoda Dengan Kasus Suap Dewie YL

Dominasi Klan YL Ternoda Dengan Kasus Suap

MAKASSAR Bugiswarta.com -- Peluang klan Yasin Limpo (YL) untuk kembali memberikan pengaruh besarnya di Pilkada Sulsel semakin berat. Pasalnya, dugaan kasus suap yang baru-baru ini dialami oleh salah satu keluarga besar mereka, Dewie YL dianggap akan menodai dominasi mereka untuk merebut pilkada.

"Klan YL sebagai petarung akan dinanti kemampuannya menjaga prestasi politik. Dan klan YL sebagai taruhannya. Apalagi sempat ternoda akibat kasus suap salah seorang klan YL," kata pengamat politik Univerisitas Islam Negeri (UIN) Alauddin kota Makassar, Firdaus Muhammad, Kamis (29/10/2015).

Firdaus menganggap, popularitas klan YL masih cukup dikenal sebagai keluarga petarung politik di Sulsel. Olehnya, dalam pilkada kali ini khususnya Gowa dan Soppeng bakal menjadi arena pertaruhan mereka.

Sebab lanjutnya, rivalitas antara Tenri Olle YL melawan keponakannya Adnan Purichta Ichsan di Pilkada Gowa cukup menyita perhatian publik. Keduanya disebut-sebut punya ambisi yang sama dalam merebut kursi bupati dua periode yang ditinggalkan salah satu klan mereka sebelumnya, Ichsan Yasin Limpo.

"Di Gowa justru karena saling mengembosi atau bersaing ketat antara Tenri dan Adnan. Padahal keduanya klan YL yang diunggulkan. Tentu beda jika mereka menyatu," ungkap Firdaus.

Sementara untuk Pilkada Soppeng kata Firdaus, sikap seorang Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) akan dinantikan oleh masyarakat. SYL selaku gubernur dan ketua golkar lanjut dia, tentu menghadapi dilema. Mengingat usungan Golkar di Soppeng adalah Andi Kaswadi Razak-Supriansah (Akar-Super). Sedangkan rival Akar-Super, merupakan besan SYL yakni, Lutfi Halide.

"Sebagai Gubernur harus netral tetapi sebagai ketua partai memiliki beban memenangkan kadernya. Tapi sejumlah kader golkar justru maju diusung partai lain atau independen sebut misalnya Adnan dan Tenri yang juga klan YL," terangnya.

"Maka jalan teraman SYL harus netral meski dapat saja memainkan gerakan politik untuk golkar dan klan YL tapi gerakannya silent," lanjut Firdaus.

(*******)