Kebakaran Marak, BPBD Bone Imbau Warga Antisipasi Titik Api

Damkar menyemprotkan air berusaha memadamkan api

Watampone,BW--Musim kemarau dengan udara panas dan kering memudahkan terjadinya kebakaran, sedikit saja titik api dapat dengan mudah menyebar dan membesar.

Bahkan di Bone, musibah kebakaran nyaris terjadi tiap pekan, penyebabnya umumnya karena faktor kelalaian dan masalah teknis lainnya seperti percikan api yang tercipta karena listrik arus pendek atau korslet listrik.

Walau dalam musibah kebakaran yang terjadi, sejauh ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian material mencapai ratusan juta rupiah. karena bangunan yang terbakar umumnya rumah kayu yang terbuat dari material yang mudah terbakar.

Untuk itu ketua Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Bone, Bahar Kadir mengimbau kepada warga khususnya di Bone untuk melakukan tindakan antisipasi terjadinya kebakaran, apalagi saat ini musim kemarau, dengan cuaca yang panas dan kering, sedikit titik api dapat tersulut menjadi kebakaran yang besar.

"Umumnya pemicu kebakaran karena faktor kelalaian dan masalah teknis lainnya, kebakaran dapat dihindari dan diantisipasi dengan kewaspadaan dini termasuk terhadap material pemicu kebakaran seperti sisa api pembakaran baik di dapur maupun pembakaran sampah disekitar rumah, selain itu dalam beberapa kasus instalasi listrik yang rawan terjadi korslet atau hubungan arus pendek yang menciptakan titik api" pungkasnya.

Lebih lanjut Bahar mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan, khususnya terhadap musibah kebakaran tersebut.

"Setiap ada laporan yang masuk kami lakukan pemantauan termasuk memberikan bantuan untuk meringankan beban korban kebakaran," ujarnya.

Bantuan kepada korban kebakaran tersebut, kata Bahar diserahkan langsung kepada yang bersangkutan, setidaknya untuk meringankan beban korban.

Hingga berita ini ditulis, Kejadian musibah kebakaran di Bone kerap terjadi, musibah terakhir yang terjadi menimpa rumah kayu milik Mursang (60) warga jalan Majang, Kelurahan Majang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kebakaran yang menyebabkan rumah petani ini rata dengan tanah tersebut, terjadi Sabtu. (11/10) sekira pukul 16.30 WITA.

Dari informasi yang beredar dilokasi kejadian, awal kebakaran diduga berasal dari korslet listrik, bahkan diduga awalnya api berasal dari korslet listrik di belakang kulkas milik korban, api cepat merambat karena saat kejadian rumah dalam keadaan kosong.

Kebakaran itu diketahui saat asap membumbung tinggi, warga setempat panik dan spontan berusaha memadamkan dengan peralatan seadanya, api berhasil dipadamkan dengan bantuan tiga armada pemadam kebakaran menyemprotkan air, namun api telah meratakan rumah Mursang, tak ada harta benda yang selamat, termasuk satu unit motor dan satu unit becak yang disimpan didalam rumah tersebut.

Penulis : La Makkelori
Editor   : La Barakka
Share on Google Plus

About bugis warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment