HMI Komisariat STKIP Muhammadiyah Bone Bekali Dasar Kepemimpinan Ke Siswa MA Ar-Rahman Kaju

Bugiswarta.com, Bone -- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Bone membangun pendidikan karakter siswa melalui program Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di MA Ar-Rahman Kaju Desa Tunreng Tellue pada hari Jum'at-sabtu 7-8 Maret 2020 hal itu disampaikan ketua umum HMI Komisariat STKIP Muhammadiyah Bone Muh. Yusuf Senin, 9 maret 2020

Alasan kenapa sekolah ini dipilih untuk pelaksanaan kegiatan ini karena sekolah tersebut belum pernah melaksanakan kegiatan LDKS selama 5 tahun terakhir karena anggaran sekolah yang didapat dari dana BOS sangat sedikit.

“Kedua kebutuhan siswa akan pelatihan kepemimpinan tidak tersalurkan dalam bentuk LDKS baik dari pihak sekolah maupun pihak organisasi-organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan lainnya,” urainya.

Sebanyak 32 siswa siswi pilihan yang ikut dalam kegiatan ini diambil dari Kelas X sebanyak 9 orang kelas XI sebanyak 22 orang dengan jumlah laki-laki sebanyak 6 orang dan perempuan sebanyak 25 orang.

“Saat di sekolah, Jum'at (07/03/2020), Kegiatan tersebut diisi dengan materi metode persidangan, retorika, kesiswaan, agama dan budaya. Sedangkan, sabtu, (08/03/2020), kegiatan diisi dengan materi hakikat urgensi organisasi dan  kepemimpinan yang dibawakan oleh pengurus HMI komisariat STKIP Muhammadiyah Bone dengan dipandu oleh 3 steering comite Alif Tubagus suspi, Agis Sona dan A. Musdalifah Rahayu selaku pengelolah training,”urainya.

Sebagai bentuk  aktualisasi dari materi retorika dan kepemimpinan di penghujung kegiatan          6 orang peserta pilihan menampilkan pidato yang sebelumnya telah dilatih oleh steering committee.

“Tema kegiatan yang diusung oleh panitia pelaksana membentuk karakter kepemimpinan siswa yang berakhlakul karimah tersebut sangat positif, dengan memberi bekal non-akademik pada anak - anak. Khususnya, dalam kemampuan berorganisasi, team building dan penguatan pendidikan karakter anak yang berakhlakul karimah,” bebernya

Ditambahkannya, menurut Alif Tubagus suspi selaku Steering Committee dalam kegiatan ini  semua rangkaian kegiatan tidak melibatkan kakak kelas dan guru namun dipegang sepenuhnya oleh pengurus HMI Komisariat STKIP Muhammadiyah Bone dan tidak dipergunakan cara penggojlokan, karena sudah bukan zamannya lagi dan cenderung tidak mendidik.

Generasi sekarang harus diberi pemahaman mengenai berpikir kritis dan mencari solusi. Hal demikian tidak akan tercipta dengan adanya sistem gojlog yang cenderung mengarah ke bullying.

Sementara Kepala sekolah MA Ar-Rahman Kaju, Hj. Rahmatan,S.Ag.M.Pd.I mengharapkan LDKS dilakukan secara rutin setiap tahun oleh pengurus HMI Komisariat STKIP Muhammadiyah Bone karena telah memilih sekolah tersebut.

“Kami sangat berterimakasih kepada adik-adik pengurus HMI Komisariat STKIP Muhammadiyah Bone karena telah melaksanakan LDKS di sekolah kami Harapan saya anak-anak ku sekalian dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah diberikan oleh kakak-kakak pemateri,” kata Wahyu S,Pd selaku pembina OSIS dalam acara penutupan LDKS.

"Dengan jumlah ruang kelas hanya tiga ruangan dengan ditambah masjid desa sebagai tambahan dua kelas lainnya dan dana BOS yang sangat minim, Harapan kami dan juga pihak sekolah MA Ar-Rahman Kaju agar kiranya pihak pemerintah memberikan perhatian kepada sekolah ini demi untuk pembangunan dan penambahan fasilitas sekolah yang memadai," kata Muh. Yusuf ketua umum HMI Komisariat STKIP Muhammadiyah Bone.

Laporan : Nur
Share on Google Plus

About bugis warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment