Kemacetan Indikator Kota Metropolitan

Oleh: Nurul Ainun R, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMI Makassar
Bugiswarta.com, Opini -- Jalan raya ialah jalan utama yang menghubungkan satu kawasan dengan kawasan yang lain.   Jalan ini digunakan untuk kendaraan bermotor serta  masyarakat umum lainnya
Makassar sebagai kota metropolitan terbesar di Indonesia Timur dengan perkembangan pembangunan yang pesat, tak pelak bila memiliki beberapa ruas jalan yang panjang.
Jalan-jalan tersebut jadi akses transportasi yang memiliki peran penting bagi kebutuhan masyarakat Kota Makassar.
 Akan tetapi, melihat kondisi sekarang ini, Makassar semakin hari semakin macet. Yah  wajar saja karenakemacetan menjadi indikator bahwa kota tersebut merupakan kota metropolitan.
Namun, banyaknya jumlah kendaraan yang bertambah setiap hari tak seimbang dengan fasilitas yang ada terutama yang menyangkut masalah lahan yang tak mengalami perubahan.
Semakin banyaknya jumlah kendaraan maka semakin rawan pula  kecelakaan yang terjadi  di jalan raya yang ada dikota metropolitan ini.
 Terhitung bahwa ada 6000 kasus kecelakaan di Sulawesi Selatan selama tahun 2018 hal tersebut disebabkan karena ruas jalan yang kurang layak untuk dilalui dan juga kesadaran masyarakat dalam berkendaraan masih kurang.
Data kecelakaan tersebut di antaranya ada sekitar 1000 orang dinyatakan meninggal dunia.
Supaya tidak banyak korban yang bertambah tiap tahunnya di kota metropolitan ini, perlu  perluasan di jalan raya.
 Serta pihak pemerintah lebih memperhatikan apabila ada jalan yang berlubang karena hal sekecil itu bisa menimbulkan masalah  sangat besar bagi para pengendara.
Dan terkadang jalan berlubang itu fatal kemudian berujung jadi penyebab pada kematian
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment