Soal Deklarasi Damai KPU, BPI : Jokowi Ngurus Relawannya Saja Tidak Mampu

Bugiswarta.com, Jakarta  – Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha mengatakan, insiden para pendukung Jokowi yang melanggar aturan KPU di acara kampanye damai mendapat perhatian publik. Pasalnya, hal tersebut semakin membuka mata publik kelemahan Jokowi sebagai pemimpin.

“Kampanye damai ternodai oleh para pendukung Jokowi, hal tersebut membuktikan jika Jokowi tak mampu mengendalikan para pendukungnya agar berprilaku sportif, wajar saja jika publik pun saat ini menilai kepemimpinan Jokowi lemah dan semakin meragukan kepemimpinan Jokowi karena bagaimana Jokowi mampu mengendalikan keadaan negara Indonesia khususnya anjloknya rupiah dan stabilitas harga-harga pokok, jika menertibkan pendukungnya saja tidak mampu”, tutur Panji Jakarta, 24 September 2018.

Panji menambahkan, pikiran rakyat sederhana dan terbentuk dari persitiwa-peristiwa sederhana yang terjadi di ruang publik. Karena kejadian tidak tertibnya pendukung Jokowi ini bukan hanya terjadi sekali saja, seperti peristiwa di medan bentrok antara massa pro Jokowi dengan mahasiswa pun menjadi catatan buruk kepemimpinan Jokowi terlebih soal gaduhnya kabinet Jokowi antara Mendag dengan Bulog  soal impor juga mempengaruhi persepsi publik.

“Padahal harapan rakyat kepada Jokowi dengan mengikuti Pilpres sebagai petahana sekaligus sebagai Presiden RI dapat memberikan contoh kepada kompetitornya untuk berkampanye di Pilpres 2019  secara fair dan tertib. Namun nyatanya justru sebaliknya, Jadi wajar saja jika rakyat semakin ragu untuk memilih Jokowi untuk yang ke dua kalinya”, tutup Panji
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.