BPI : Tiket Pilpres 2019, Prabowo Kunci Koalisi Jokowi Ketar-Ketir

Bugiswarta.com, Jakarta – Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha mengatakan, Prabowo Subianto sudah dipastikan mendapat tiket Pilpres 2019 setelah terbentuknya koalisi Partai Gerindra, PAN dan PKS. Hal tersebut jelas menjadi ancaman bagi Jokowi yang hingga saat ini belum menemui kata sepakat untuk Pilpres 2019.

“Jokowi sepertinya  ketar ketir dengan manuver politik Prabowo yang sudah mendaptkan koalisi, sementara hingga saat ini koalisi untuk mendukung Jokowi belum kunjung terbentuk akibat tarik menarik kepentingan cawapres pendamping Jokowi yang umumnya setiap partai pengusung Jokowi ingin kadernya menjadi cawapres”, tutur Panji Jakarta, 16 Juli 2018

Panji menambahkan, Jokowi jelas khawatir karena peta politik 2019 berbeda jauh dari 2014 saat dririnya dengan mudah mendapatkan partai pengusung. Hal tersebut disebabkan dari bebera faktor, pertama, elektabilitas Jokowi yang hanya 35% masing-masing partai politik yang ingin mengusung Jokowi mengklaim jika dengan kadernya tersebut bisa memuluskan Jokowi 2 periode. Kedua, Jokowi sendiri tidak sreg dengan nama-nama cawapres yang disodorkan oleh partai politik pengusung, dikarenakan Jokowi menyadari bahwa kinerjanya tidak maksimal khususnya di bidang ekonomi, politik dan hukum. Ketiga, PDIP sendiri yang jelas-jelas menginginkan kadernya untuk mendampingi Jokowi.

“Jika kondisinya demikian wajar Jokowi tertekan dan ketar-ketir disisi lain kompetitornya sudah mulus mengunci koalisi. Dan konsekuensi lainnya jika Jokowi tidak mampu mengakomodir kepentingan parpol pengusungnya bukan tidak mungkin koalisi Jokowi akan melemah diakibatkan parpol yang awalnya mengusung Jokowi akan membentuk poros ketiga bersama Demokrat”, tutup Panji
Share on Google Plus

About Usman Alkhair

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.