Pimpinan Pusat Tapak Suci Terpilih Perhatikan Daerah

Bugiswarta.com, Makassar -- Muktamar XV Tapak Suci Putera Muhammadiyah 22-24 Pebruari 2017 di Makassar  diakhiri penetapan 9 Formatur pengurus pimpinan pusat untuk lima tahun kedepan.

Kepada media, Sabtu (24/2/2018) Suma K. Saleh, S.Pd.I.,M.Pd selaku pengurus Pimpinan Daerah 230 Banggai Sulteng  berharap, pimpinan pusat yang baru,  bisa memberi perhatian lebih kepada wilayah maupun sampai kepada pimpinan daerah.

Ditambahkan, di daerah banyak persaingan silat sehingga untuk bisa berkompetisi menjadikan Tapak Suci itu lebih action, harus ada perhatian baik secara organisasi maupun dalam hal-hal kepelatihan di Tapak Suci.

Selain itu, etika bermuhammadiyah tertuang dalam Tapak Suci,  dengan iman dan akhlaq saya menjadi kuat, tanpa iman dan akhlaq saya menjadi lemah, ini jadi roh utama dalam menjalankan organisasi Tapak Suci di semua tingkatan. 

Baik pusat, wilayah maupun sampai kepada pimda sehingga jika dijadikan acuan, Tapak Suci itu akan tetap action dan akan berkembang kedepan, tandasnya.  

Apapun dilakukan di Pimda merupakan terjemahan program kerja dari  pimpinan pusat. Pimda itu melakukan roda organisasi semuanya mengacuh pada pimpinan pusat.

“Tantangan kedepan adalah bahwa ada berkembang beberapa perguruan silat di daerah sehingga kita tetap akan optimis bahwa Tapak Suci itu berbeda dengan perguruan silat yang lain, katanya.

Perbedaan yang paling menonjol,  Tapak Suci itu bukan hanya sekedar jurus, bukan hanya mengajarkan pembinaan fisik tetapi juga ada pembinaan akhlaq karena rohnya tadi itu dengan iman dan akhlaq saya menjadi kuat.

Artinya harus diyakini oleh semua orang tapak suci bahwa tidak ada iman dan tidak ada akhlaq maka yakin dan percaya tapak suci itu tidak akan berkembang, ungkap Suma K saleh. (muh ma’ruf)

Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.