BPI : ‘’Nyanyian’’ Setnov Ungkap Peran Para Pejabat Terlibat Megakorupsi E-KTP?

Bugiswarta.com, Jakarta – Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha mengatakan, kasus proyek E-KTP yang disebut Setya Novanto adanya keterlibatan mantan Presiden SBY menjadi perhatian publik. Pasalnya, hal tersebut seolah menandakan jika proyek tersebut disusun secara sistematis dan sangat terencana di era rezim SBY.

“SBY telah mengklarifikasi pernyataan dari Mirwan Amir dan Setya Novanto yang akhirnya membuat publik penasaran ingin mencari tahu kebenaran,  siapa saja sebenarnya yang terlibat dalam kasus mega korupsi E-KTP, apakah SBY atau kesaksian dari Mirwan Amir dan Setya Novanto  yang benar?, jelasnya publik  berharap KPK wajib mengungkap koruptor-koruptor yang terlibat dalam kasus tersebut tanpa tebang pilih”, tutur Panji Jakarta, 7 Februari 2018

Panji mengatakan, kasus e-ktp tersebut sangat menjadi konsen publik, pasalnya bukan hanya saja karena kerugian negara mencapai 2,3 triliun rupiah saja, melainkan kasus e-ktp tersebut melibatkan Ketua Umum Golkar yakni Setya Novanto dan saat ini  penyebutan nama ketua umum Demokrat SBY yang juga eks Presiden RI membuat geger publik.

“Pekerjaan Rumah KPK sangat besar dan publik sangat berharap besar pula terhadap  peran sentral KPK dalam pemberantasan korupsi, apalagi kasus tersebut merupakan kasus yang melibatkan para pejabat publik dengan jumlah kerugian negara yang sangat besar, dan jika menilai kasus e-ktp tersebut mengingatkan kasus mega korupsi hambalang ketika nazarudin mengungkap satu persatu para pejabat yang terlibat dan apakah kali ini motif yang sama akan digunakan oleh Setnov yang mengajukan diri menjadi justice collaborator untuk mengungkap para koruptor yang terlibat kasus e-ktp?, menarik untuk disimak kelanjutannya”, tutup Panji.

Usman
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.