Afif : Percuma Peraih Nobel Perdamaian Bila Tak Bisa Hentikan Kejahatan Genosida


BUGISWARTA.com, Sidrap -- Peran serta Junta Militer Myanmar dalam pembantaian muslim Rohingya menuai kecaman dari Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Kabupaten Sidenreng Rappang Sulsel, Afif Abdul Rahman. Menurut dia, kejahatan kemanusiaan itu wajib dihukum dunia internasional.

Kejahatan tersebut menurut Afif, Pembantaian Muslim Rohingya ini merupakan Kejahatan Genosida, jadi sangat sistematis dan meluas yang bertujuan melenyapkan sebuah ras, etnis dan agama di Myanmar. 

"SAPMA PP Sidrap mengutuk keras pembantaian muslim Rohingya oleh militer Myanmar yang dibiarkan oleh pemerintahnya. Demikian juga Pemerintah RI yang menjadi penduduk mayoritas Muslim, harusnya menghentikan hubungan diplomasi dengan Myanmar sebagai bentuk menentang Kejahatan terhadap seakidah dan Kemanusiaan," ujar Afif.

Afif mengaku kecewa dengan pemimpin (srikandi) demokrasi paling berpengaruh di Myanmar saat ini, Aung San Suu Kyi. Pasalnya,  Suu Kyi tidak mengambil sikap pro aktif menghentikan kekejaman militer Myanmar dan kelompok-kelompok agama di sana terhadap muslim Rohingya. Percuma peraih Nobel Perdamaian bila tidak menghentikan kejahatan genosida ini.

USMAN/MULIANA AMRI
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.