KOPEL Sinjai Pesimis 12 Ranperda Bakal Selesai, Ini Alasannya


BUGISWARTA.com, Sinjai -- Kaitannya dengan Sosialisasi 12 Ranperda oleh Pemerintah Daerah, yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Sinjai Taiyeb A. Mappasere di Aula Kantor Bupati Sinjai. Pada Rabu (9 Agustus 2017), menuai kritikan dari Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) Sinjai.

Bagian Divisi Pemantauan DPRD dan Pemkab, Hamka mengatakan bahwa ada hal menarik dalam daftar Ranperda tersebut, yaitu revisi RPJMD yang sebelumnya sudah direvisi tahun lalu, artinya dalam dua tahun terakhir RPJMD dua kali direvisi sehingga timbul pertanyaan.

"Seharusnya RPJMD direvisi jika ada hal-hal genting atau kondisi abnormal seperti situasi bencana alam atau gejolak sosial politik yang tidak kondusif, tapi Sinjai sampai hari ini aman-aman saja," kata Hamka kepada BUGISWARTA.com Rabu, (9 Agustus 2017).

Menurutnya, hal ini tentu akan menjadi pertanyaan besar, jangan sampai hanya akal-akalan pemerintahan SBY-Fajar saja, untuk menutupi kekurangan atau target yang tidak bisa dicapai sehingga mengubah kembali RPJMD supaya terlihat cita-cita pemeritahannya tercapai dan apalagi ini tahun terakhir pemerintahan beliau.

"Pesimis Ranperda akan maksimal diselesaikan mengingat waktu pembahasan agenda yang lain akan berbenturan di antaranya pembahasan perubahan APBD 2017 dan APBD Pokok 2018," tambahnya.

Sejalan dengan itu, Koordinator KOPEL Sinjai Rudi Hasbullah juga membenarkan, bahwa dirinya yakin kalau tahun ini 12 Ranperda tersebut selesai, maka tidak akan maksimal.

"Bila 12 Ranperda tersebut selesai, maka dapat dipastikan bahwa Perda tersebut dikerja asal-asalan ataupun copy paste, sebab, ideal Ranperda selesai minimal 3 bulan," sambung Rudi.

BURHAN/MULIANA AMRI
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.