RSUD Latemmamala Miliki Tiga Bangunan, Namun IPAL Belum Berfungsi

Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Latemmamala, Yanwar Saiful
BUGISWARTA.com, Soppeng -- Rumah Sakit Umum Daerah Latemmamala Soppeng memiliki tiga proyek bangunan yang telah berjalan, namun alat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) belum difungsikan. Kamis 6 Juli 2017.

Padahal sudah dianggarkan tahun sebelumnya yakni tahun 2016 dengan anggaran kurang lebih 11 miliar namun IPAL belum berfungsi. Malah pada tahun 2017 diberikan lagi tambahan anggaran APBD sebesar satu miliar.

"Proyek bangunan yang sudah berjalan saat ini sudah ada tiga yang dikerjakan pemenang tender diantaranya, pembangunan ruangan UGD, pembangunan ruangan jiwa, dan pembangunan gedung apotek", kata Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Latemmamala, Yanwar Saiful. 

"Sementara IPAL Rumah Sakit Latemmamala untuk sementara belum berfungsi dan kami masih menampung sampah dan limbah untuk dipindahkan dibuang. Jadi untuk sementara terkait penjaringan IPAL, kami masih menunggu pemenang tender pada tahun 2017 untuk pembangunan IPAL RS Latemmamala," tambahnya. 

Sebagaimana diketahui bersama, air limbah yang berasal dari limbah rumah sakit merupakan salah satu sumber pencemaran air yang sangat potensial. 

Hal ini disebabkan karena air limbah rumah sakit mengandung senyawa organik yang cukup tinggi juga kemungkinan mengandung senyawa-senyawa kimia lain serta mikro-organisme patogen yang dapat menyebabkan penyakit terhadap masyarakat di sekitarnya. 

Oleh karena itu, penting adanya peraturan yang mengharuskan bahwa setiap rumah sakit harus mengolah air limbah sampai standar yang diijinkan.

MANSUR/MULIANA AMRI
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.