Penjual Buku Pau-Pau Rikadong di Sekolah dapat Warning dari Wabup Soppeng

Wakil Bupati Soppeng Supriansa, SH., MH
BUGISWARTA.com, Soppeng -- Wakil Bupati Soppeng Supriansa, SH., MH akan menelusuri oknum penjual buku yang diduga menjual secara ilegal yang kini marak di sekolah-sekolah di Kabupaten Soppeng.

Buku tersebut diperjualbelikan di Sekolah Dasar (SD) yaitu Buku Bahaya Narkoba dengan lima paket Dan Buku Bahasa Daerah (Pau-Pau Rikadong), dengan harga Rp. 1.500.000 per sekolah.

"Ini sudah bahaya kalau dibiarkan beredar dan perlu diawasi sebelum meluas. Kami akan menelusuri penjual buku yang mengatasnamakan kurikulum baru," kata Supriansa.

Buku yang statusnya masih ilegal kata Wabup Soppeng, Buku Bahaya Narkoba dan Bahasa Daerah (Pau-Pau Rikadong) yang kini belum masuk dalam kurikulum, di SD di Kecamatan Lilirilau dan Liliriaja sudah banyak yang memiliki guna untuk pembelajaran siswa. 

"Kami akan pidanakan yang menjual buku yang tidak masuk kurikulum dan mengatasnamakan dari pemerintah," Supriansa menegaskan.

Lucunya buku Bahasa Daerah yang kini tulisannya berbahasa Indonesia dalam penjelasannya, disinyalir pembeliannya di sekolah tidak diberikan nota tanda pembayaran.

MANSUR/MULIANA AMRI
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.