Sawah Terendam di Soppeng Meningkat, Capai 4.000 Ha


BUGISWARTA.com, Soppeng -- Luapan air sungai Walennae dan intensitas hujan di Kabupaten Soppeng terus meninggi, bahkan hingga saat ini luas sawah yang terendam meningkat dari hari sebelumnya.

Hal itu disampaikan Bupati Soppeng H.Andi Kaswadi Razak di posko induk pengungsian korban banjir di Aula Pertemuan Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng Rabu, 21 Juni 2017.

"Belum ada data resmi yang keluar, namun titik terparah yakni Derah Lompulle," kata Andi Kaswadi.

Dia melanjutkan bahwa total sementara sawah yang terndam banjir hingga saat ini mencapai 3.974 paling luas Kecamatan Ganra dengan 1.513 Ha, dan Kecamatan Lilirilau capai 685 Ha sawah.

"Ini diperkirakan lebih empat ribu," terangnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Peranian Kabupaten Soppeng Ir. Andi Fajar merealese sawah yang terendam seluas 2.474 ha dengan perincian, Liliriaja = 149 ha, Lilirilau = 319 ha, Ganra = 1.457 ha, Donri-Donri  = 508 ha, Citta = 41 ha.

"Kita masih melakukan evakuasi korban banjir, ada banyak korban yang menetap di lokasi banjir belum mau keluar, tapi selaku pemerintah kita bujuk demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

USMAN/MULIANA AMRI
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.