Pemasangan Baliho Pilkada Sinjai, AMI Kecam Pemakuan Pohon

BUGISWARTA.com, Sinjai---Menjelang  Pilkada 2018, berjejeran spanduk Bakal Calon Bupati yang terpasang di sudut-sudut jalan, bahkan banyak tertempel di pohon-pohon pinggir jalan dengan tampilan serta ukuran yang berbeda.

Mengingat hal tersebut, pemasangan spanduk yang dipaku di pohon. Ketua Anak Muda Indonesia (AMI), Marjuli mengencam tindakan tersebut. Menurutnya, pemasnagan baliho di pohon akan merusak kualitas pohon.

"Ada suatu kejanggalan yang terjadi  mulai dari pelosok desa sampai ke pusat Kota kabupaten Sinjai, namun para kandidat tidak menyadari bahwa  mereka sendri yang menghianati persoalan etika lingkungan hidup lewat pemasangan balihonya" Ujar Marjuli, pada (16/5/3017)

Pemasangan baliho tersebut bukan hanya di perkotaan, tapi juga sampai di pelosok Desa dengan manancapkan menggunakan paku pada pohon.

Lanjut marjuli, "Melihat baliho yg dipaku di pohon  itu sangat merusak lingkungan apalagi pohon yang dipasangi baliho, itu sengaja ditanam oleh masyarakat sebagai kebutuhan fundamental. Kelak bila sudah besar akan dimanfaatkan untuk perbaikan rumah dan sebagainya." Tambahnya.

Bukan hanya itu, menurut Marjuli pohon yang sudah dipaku tidak bisa lagi menghasilkan kualitas kayu yang bagus.

"Para kandidat punya master plan yg baik tanpa mesti mengesampingkan etika lingkungan. Sebab kalau lingkungan rusak, moral pun akan ikut rusak." Kuncinya.

BURHAN/SYAHRUDDIN

Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.