IMM Parepare : Aktivis Mahasiswa Islam Harus Rapatkan Barisan Lawan Koruptor -->
Cari Berita

IMM Parepare : Aktivis Mahasiswa Islam Harus Rapatkan Barisan Lawan Koruptor

Ketua Bidang (Kabid) Hikamh PC IMM Kota Pare-Pare, Immawan Tajuddin

BUGISWARTA.com, Bone---Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Parepare sangat mengecam tindakan anarkisme dan terorisme yang menimpa Novel Baswedan (Penyidik KPK) pada dini hari (11/4) usai melaksanakan shalat shubuh di mesjid dekat kediaman beliau.

Hal tersebut merupakan tindakan anti humanitas, mencedarai seseorang dengan air keras lalu kabur merupakan aksi pengecut dan aksi terror (menakut-nakuti).

Dua pelaku tersebut kabur setelah menyiram air keras ke wajah Novel Baswedan, diduga adalah motif atas pengusutan kasus mega-korupsi e-KTP yang merugikan negara triliunan rupiah.

Ketua Bidang (Hikmah) PC IMM Kota Pare-Pare, IMMawan Tajuddin menilai Novel Baswedan merupakan pejuang hak Rakyat, beliau salah satu pahlawan di negeri ini yang berani melawan para kuroptor.

"Sewaktu-waktu nyawa Novel Baswedan dan keluarganya akan terancam, karena itu TNI dan POLRI didukung penuh melakukan perlindungan dan serta pengusutan pelaku terror air keras kepada Novel. Teror ini bisa saja awal mula dalam melumpuhkan KPK terkait kasus e-KTP ini," Kata Tajuddin, kepada Bugiswarta.com, Jum'at (14/04/2017)

Lanjut Tajudding, Kasus mega-korupsi e-KTP yang merugikan negara mencapai 2,56 trilyun harus dikawal oleh Aktivis Mahasiswa Islam, kasus ini menjadi korupsi akbar yang pernah ada dan sangat merugikan negara.

"Kalau kasus ini berhasil dibongkar oleh KPK, maka akan menyeret beberapa tokoh dan petinggi negara, DPR dan bahkan sampai ke dalam istana. Karena itu mereka sangat khawatir dan mewaspadai siapapun yang akan berani membongkarnya,"lanjutnya

Dia menegaskan, Salah satu cara untuk melawannya adalah mengisi ruang-ruang media sosial dengan tulisan perlawanan, agar mereka yang tidak paham dan naif terhadap kasus ini, bisa sadar, karena Kata dia, untuk melawan korupsi mesti lewat jalur hukum representasi KPK, makanya itu KPK butuh support dari masyarakat dan semua elemen bangsa.

SYAHRUDDIN