Tak Mendapat Perhatian Pemerintah, Warga dan Mahasiswa Tanam Pohon di Tengah Jalan

BUGISWARTA.com, Bone---Warga kelurahan Mattirowalie, Kecamatan Tanete Riattang Barat bersama dengan puluhan mahasiswa kembali turun ke jalan untuk melakukan penanaman Pohon di tengah jalan, Jum'at 17 Maret 2017. Warga yang mulai resah akibat rusaknya jalan poros provinsi yang tidak lagi diperhatikan oleh pemerintah.

Zulkifli salah satu warga Kelurahan Mattirowalie mengatakan bahwa sudah hampir dua tahun jalan yang menghubungkan Kabupaten Bone dengan Kabupaten Wajo rusak parah, bahkan kata dia, sudah 30 tahun dirinya berdomisili ditempat tersebut, tak sekalipun pemerintah melakukan perbaikan jalan.

"Kita sudah resah dengan kondisi ini, karena sering terjadi kecelakaan, apalagi kalau malam terkadang tiga kendaraan sekaligus mengalami kecelakaan, ditambah lagi dengan tidak adanya lampu jalan", kata Zulkifli kecewa.

Sementara itu, ketua organisasi mahasiswa Wanuakku STAIN Watampone, Erik Hidayat yang mendengar keluhan warga langsung ikut terlibat dalam penanaman pohon yang menjadi keluhan masyarakat.

"Memang sering kita dengar ada yang mengalami kecelakaan dilokasi ini, setelah ada warga yang mengeluh jadi kita langsung turun untuk membantu menanami pohon jalan yang rusak", kata Erik.

Melihat penanaman pohon yang dilakukan oleh warga,  seorang pengendara roda dua, Aris memberikan apresiasi atas inisiatif bagi warga yang melakukan penanaman pohon ditengah jalan yang rusak, karena menurutnya jalan yang sering dilalui oleh seluruh warga sangat membahayakan pengendara apalagi kalau dalam kondisi hujan tak sedikit pengendara mengalami kecelakaan.

"kita apresiasi warga yang melakukan ini dan ini sebagai bentuk protes warga terhadap pemerintah yang tidak lagi memperhatikan jalan di Kabupaten Bone", Aris menuturkan

SYAHRUDDIN/MULIANA AMRI
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.