Lestarikan Ritual Pattaungeng di Kawasan Wisata Alam Air Panas Lejja

Suasana Mappadendang sebagai moment pengantar dalam kegiatan Ritual Pattaungeng (Vhian)


SOPPENG, Bugiswarta.com-- ‎ Masyarakat Desa BuluE  Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan  dan Pariwisata Kabupaten Soppeng menggelar ritual Pattaungeng di Kawasan Wisata Alam Lejja pada hari Selasa tanggal 20 September 2016.

Bupati Soppeng  H.A.Kaswadi Razak, SE bersama Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Nurjannah menghadiri kegiatan tersebut bersama  dengan para Kepala Dinas, Sekda, Asisten, staf Ahli dan para Kepala Bagian, para Camat Lurah dan Desa.

Salah satu Pengunjung yang datang dari luar daerah (Sidrap)  Ruslan  yang turut menyaksikan kegiatan ini  sangat takjub dan senang karena baru pertama kali menyaksikan kegiatan adat istiadat yang dipertahankan turun temurun ini.

"Kalau kegiatan ini dilaksanakan terus menerus dan diagendakan dalam event budaya atau atraksi wisata maka akan menarik banyak wisatan lokal, domistik  maupun  Internasional" kata Ruslan. 

Bupati Soppeng mengatakan ritual Pattaungeng patut diberi apresiasi sebagai suatu bentuk budaya dari hasil peradaban manusia dan memberikan  sumber nilai yang tinggi bagi masyarakat soppeng dan tidak mengandung kesyirikan karena hanya adat istiadat yang dilestarikan dan hanya semata-mata berserah diri kepada Tuhan yang maha Esa.

Acara Pattaungeng ini setiap tahunnya sangat ramai dikunjungi masyarakat karena selain ritual Penyembelihan Sapi, masyarakat juga dihibur oleh acara kesenian yaitu Mappadendang.

Laporan : Vhian

Share on Google Plus

About bugis warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Post a Comment