Festival Waria Di Bone, Pemkab Diminta Tobat

Waria Se Indonesia Timur Berkumpul di Bone

BONE, Bugiswarta.com -- Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Ridwan Fawallang Ketua, mengecam penyelenggaraan Festival Waria se-Indonesia Timur yang berlangsung di Kabupaten Bone Senin lalu dan berakhir pada Rabu. 

Menurutnya, di dalam Alqur'an Surah Al Hujurat ayat 13 Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman yang artinya:

"Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan menjadikan kamu berbangsa–bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."

Berdasarkan ayat tersebut, kata Sekretarias MPK Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bone telah jelas bahwa hanya ada dua jenis manusia yang diciptakan Allah Ta'ala, yakni laki-laki dan perempuan.

Sehingga jika ada tambahan lain dari kedua jenis tersebut, sesungguhnya mereka dianggap tidak ada di bumi ini.

Keberadaan waria atau banci adalah malah disebut sebagai marabahaya. Sebab, karenanya Allah tidak akan menurunkan rahmat, berkah, serta ketenangan bagi manusia di sekitarnya.

Olehnya, Ridwan Fawallang meminta jajaran Pemkab Bone segera bertobat karena telah memberikan izin untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

"Cepat atau lambat azab akan datang ke tempat tersebut jika pemerintah serta masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam acara itu tidak bertobat. Azab yang dimaksud di sini ialah azab secara alam maupun azab secara ekonomi. Sebelum melaksanakan kegiatan tersebut, seharusnya pemerintah mengganti acara festival waria tersebut dengan kegiatan yang lebih syariah," terang Aktifis Muhammadiyah ini.

Usman

Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.