Budidaya Kedelai Sul-Sel, Tingkatkan Pendapatan Petani

BUGISWARTA.COM, MAKASSAR--- Permintaan kedelai akan menunjukkan kenaikan yang cukup besar seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan pendapatan masyarakat,  Namun, di sisi lain kemampuan memproduksi kedelai didalam negeri belum mampu mencukupi kenaikan permintaan tersebut. 

Hal itu diungkapkan Muhlis Mori, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan, di sela pelaksanaan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Komoditi Nasional (Kedelai) 17 April 2018 BBPP Batangkaluku, Hotel Harper, Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar.  Selasa(17-4-2018).

Ia juga mengatakan untuk meningkatkan produksi kedelai di dalam negeri merupakan upaya mutlak yang harus dilakukan untuk mengurangi kebergantungan pada impor. 

Swasembada kedelai lebih dititik beratkan pada pengurangan jumlah impor kedelai setiap tahun. 

"Untuk jangka panjang, swasembada dapat dicapai apabila program peningkatan produksi dapat dilaksanakan dengan komitmen dan kerja keras yang berkesinambungan", katanya. 

Sekarang, lanjutnya, dengan bertambahnya jumlah penduduk dan semakin beragamnya kedelai olahan (tahu, tempe, kecap, dlll), akan semakin meningkatnya kebutuhan akan kedelai itu sendiri

Maka perlu strategi-strategi agar peningkatkan produksi meningkat, salah satunya dengan perbaikan harga jual,  peningkatan harga jual kedelai di tingkat petani merupakan kunci dalam mengembalikan minat untuk menanam kedelai. 

"Untuk itu harus ada kebijakan pemerintah dalam mentukan harga dasar kedelai dalam negeri seperti halnya pada padi dan jagung," imbuh dia.

Selain itu, Muhlis menambahkan, perlu adanya pembekalan kepada petani tentang penamaman kedelai itu sendiri.  Pemerintah bersama Kementrian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku berupaya terus menerus meningkatkan Sumber Daya Manusia Pertanian agar Hasil Produksi dan Produktivitas petani bisa meningkat. 

Bimbingan Teknis (BIMTEK)  Komoditi Nasional (Kedelai) yang berlangsung selama 2 Hari,  16 s/d 17 April 2018, Hotel Harper Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar.  Selasa(17-4-2018).

Kegiatan Bimbingan Teknis Komoditi Nasional (Kedelai) bertujuan meningkatkan kompetensi SDM pertanian dalam hal ini adalah pengelola dan anggota P4S dan menyamakan persepsi mengenai pentingnya pembekalan mengenai penerapan GAP ditingkat petani. 

Bimbingan Teknis Komodisi Nasional (kedelai) dihadiri 300 peserta yang berasal dari Kabupaten Se Sulawei Selatan.

Zhul/Mansue/usman
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.