HJS ke-757, SYL Berikan Jempol Pemerintahan Akar-Super -->
Cari Berita

HJS ke-757, SYL Berikan Jempol Pemerintahan Akar-Super

 Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak, 
Gubernur Sul-Sel Syahrul Yasin Limpo, Wabup Soppeng Supriansa
Bugiswarta.com, SOPPENG---Peringati hari jadi Soppeng (HJS) ke-757, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Dr. H.Syahrul Yasin Limpo SH.MH, ajukan jempol pemerintahan Bupati Soppeng H.Andi Kaswadi Razak SE, bersama Wakil Bupati Soppeng Supriansa SH.MH (Akar-Super).

Kehadiran SYL di Bumi Latemmamala, akhir pada masa jabatannya sebagai Gubernur Sulawesi Selatan peringati HJS di Kabupaten Soppeng yang di laksanakan di pusat wisata Waduk Ompo, Jum'at 23 Maret 2018

Syahrul Yasin Limpo menilai kepemimpinan Bupati Soppeng HA. Kaswadi dan Supriansa, Luar biasa dalam kepemimpinannya yang derastis menata pembangunan daerahnya.

"Melihat dari penataan infrastruktur, Masjid, Taman dalam Kota dan beberapa perubahan yang lain, Saya bangga dengan puang Dulli membangun Daerahnya," ujar Syahrul

Diketahui kepemimpinan Akar-Super yang dilakukan dalam daerahnya ini, diantaranya dua bangunan baru di jantung kota, yakni Taman Kalong dan Tugu Latemammala yang memiliki air mancur, serta ikon kota Soppeng yakni Villa Yuliana juga sudah direnovasi dengan memiliki taman yang indah.

Lanjut Gubernur Sul-sel dua periode ini, Daerah yang diwariskan dengan sejarah yang gemilang dan budaya sangat luar biasa.

"Saya sangat bangga kepada Bupati yang nakal tapi nyata dalam pemerintahannya," tuturnya

Sementara Bupati Soppeng HA. Kaswadi Razak, menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Selatan SYL, atas kehadirannya dalam HJS ke-757 di Bumi Latemmamala.

"Terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur yang memberikan sumbangsihnya untuk Kabupaten Soppeng. Dan khususnya untuk masyarakat Soppeng, dimana selama beliau memimpin banyak putra daerah Soppeng yang mendampingi dan alhamdullilah berhasil membawa Sulsel menjadi kebanggaan republik ini," ungkap Kaswadi

Ia juga mengungkapkan atas kinerja yang selama ini dilakukan, termasuk perekonomi meningkat signifikan dimana pada tahun 2017 pertumbuhan ekonomi mencapai 8,60 persen. Selama dua tahun pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng meningkat sebanyak 3,5 persen. Selain itu laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi provinsi Sulawesi Selatan yang sebesar 7,46 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,01 persen.

Persentase penduduk miskin di Kabupaten Soppeng pada tahun 2017 sebesar 8,29 persen selain itu juga Kabupaten Soppeng termasuk Lima Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan yang berhasil menurunkan angka kemiskinannya. Ini juga berdampak pada menurunnya Tingkat Pengangguran Terbuka Kabupaten Soppeng pada tahun 2017 sebesar 2,71 persen.

Pendapatan perkapita yang merupakan salah satu tolak ukur peningkatan kesejahteraan masyarakat menunjukkan peningkatan signifikan dimana pendapatan perkapita pada tahun 2016 sebesar Rp35,07 juta meningkat dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp30,26 juta.

Untuk ngka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2016 sebesar 65,95 Poin. Angka Gini Ratio pada tahun 2016 sebesar 0,398 persen, hal ini menunjukkan bahwa terjadi pemerataan distribusi pendapatan dan kesejahteraan di Kabupaten Soppeng.

Produksi Padi pada tahun 2017 sebesar 309.816 ton atau mengalami peningkatan sebesar 10,29 persen, Jumlah produksi yang cukup tinggi ini tentunya dipengaruhi oleh Produktivitas Padi pada tahun 2017 mencapai 5,82 ton Ha. Peningkatan ini dipicu adanya intervensi kebijakan dalam hal ketersediaan dan distribusi pupuk, ketersediaan bibit unggul adanya cetak sawah baru, dan pembangunan infrastruktur pertanian.

Komoditi tanaman pangan jagung pada tahun 2017 produksi jagung sebesar 84.759 ton dan jumlah produksi kedelai pada tahun 2017 sebesar 1.319 ton.

Sementara itu, penghargaan yang telah diraih Soppeng dari tahun 2016-2017, diantaranya, Penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2016 oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Penghargaan Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) Tahun 2017 oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Mansur/Usman