Pasien 'Terlantar' Humas RSUD Tenriawaru Salahkan Staf Medik

Pasien Rumah Sakit Yang Terlantar

BUGISWARTA.com, Bone---Mogok pelayanan pasien elektif yang dilakukan oleh Staf Medik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Kabupaten Bone, yang mengakibatkan Puluhan Pasien rumah sakit harus terlantar. Selasa 21 November 2017.

Humas RSUD Tenriawaru, Ramli yang ditemui diruang kerjanya tidak mengetahui jika Puluhan staf medik melakukan Aksi mogok kerja yang berujung pasien harus terlantar diruang lobby, bahkan Ramli malah balik menyalahkan Staf Medik yang melakukan aksi Mogok kerja.

"Saya tidak tahu, memang ada informasi yang masuk tapi tidak jelas apakah itu dari dokter atau bukan, disini kami hanya sebagai manajemen, kalau pasien tidak dilayani, ya itu kesalahan dokter, kan tugas pokok mereka melayani," kata Ramli.

Bahkan kata Ramli, kejadian ini sudah diketahui oleh Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru Bone (Red- A Nurmina Yusuf), Ramli Tegaskan akan memikiran sanksi yang diberikan kepada Staf medik jika terus-terusan melakukan mogok Kerja.

"kalau dokternya terus menerus tidak melayani pasien, kami akan memikirkan sanksi untuk mereka," Lanjut Ramli.

Sebelumnya, Puluhan Dokter Spesialis dan Dokter Umum menyatakan menggelar aksi mogok pelayan di Rumah Sakit Tenriawaru Kabupaten.

Sebanyak 25 Dokter yang tergabung dalam Staf medik mengumpulkan tanda tangan bukti keikut sertaannya dalam Aksi tersebut, hal ini disampaikan Staf Medik di Ruang Komit Medik Rumah sakit Tenriawaru.

"Pada Oktober lalu, sebanyak 25 Dokter umum dan spesialis sudah bertandatangan, namun untuk hari ini hanya 21 yang ikut Aksi, 4 diantaranya Dinas Luar namun kita sudah melakukan komunikasi melalui Via telfon dan mereka sepakat,"kata Juru Bicara Staf Medik.

ASRUL/SYAHRUDDIN

Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.