NCID: Jadi Ketum Golkar, Keuntungan Besar Bagi Jokowi

BUGISWARTA.com, Jakarta -- Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman mengatakan, menjadikan Jokowi sebagai ketua umum partai Golkar merupakan langkah tepat untuk mengembalikan citra Golkar yang saat ini sedang di terpa permasalahan hukum dugaan korupsi Setya Novanto. Pasalnya, menjelang perhelatan politik pilkada 2018 dan pemilu 2019 dibutuhkan sosok yang mampu diterima seluruh elemen yang berada di Golkar, dan jika menjatuhkan pilihan Jokowi merupakan langkah yang tepat.

“Dua keuntungan yang akan di dapat jika Jokowi menjadi ketum Golkar. Pertama, sebagai partai pendukung pemerintah tentunya kerjasama antara Jokowi dengan Golkar akan semakin solid dalam mengingat sudah ada deklarasi mendukung Jokowi 2 (dua) periode dari Golkar beberapa waktu yang lalu. Kedua, dengan menjadi ketum Golkar Jokowi akan mempunyai power lebih kuat dibandingkan saat ini, karena dengan menjadi ketua umum partai politik akan menghilangkan stigma sebagai petugas partai” tutur Jajat.

Menurut Jajat, saat ini Golkar memerlukan bukan hanya sebatas kepentingan administasi untuk mengisi kekosongan kursi ketua, namun memerlukan sosok figur yang mampu di terima seluruh kader sehingga dapat menghindari terjadinya perpecahan, dan hal ini ada pada diri Jokowi yang sudah mempunyai hubungan emosional yang cukup kuat dengan adanya Wapres Jusuf Kalla dan Luhut Binsar Panjaitan di dalam pemerintahan.

“Sebagai partai yang sudah banyak makan asam garam, tentunya kejadian ini merupakan masalah baru untuk Golkar, namun sekali lagi yang dibutuhkan Golkar saat ini adalah figur yang mampu diterima oleh semua kalangan di internal Golkar untuk memperbaiki citra Golkar supaya tidak terjun bebas”, tutup Jajat.

Usman
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.