Unjuk Rasa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Keadilan Minta Polres Sinjai Usut Tuntas Kasus Pungli

Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Keadilan menyampaikan aspirasi di Polres Sinjai.
BUGISWARTA.com, Sinjai -- Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Keadilan menyampaikan aspirasi tentang dugaan kasus pungutan liar dalam program proyek operasi nasional agraria di depan Polres Sinjai, Senin (9/10/17). 

Korlap aksi meneriakkan bahwa mereka turun menyampaikan aspirasi masyarakat Desa Alenangka Kecamatan Sinjai Selatan.

"Saat ini masyarakat Desa Alenangka Sinjai Selatan ketika ingin mensertifikatkan tanahnya harus membayar kisaran 300 ribu hingga 3,5 juta dan ini merupakan angka yang sangat besar dari batas kewajaran.

Lanjut "hal tersebut sangat memberatkan masyarakat dan itu dianggap tidak sesuai dengan Undang-Undang No. 4 Tahun 1995 tentang perubahan besarnya pungutan biaya dalam rangka pemberian sertifikat hak tanah," teriak Irwan Patomboni dalam orasinya. 

Senada dengan itu Wahyu juga meneriakkan agar kiranya pihak kepolisian tetap berdiri tegak dan profesional dalam mejalankan tugasnya. 

"Kami minta kepada pihak kepolisian agar kiranya tetap profesional dalam menjalankan tugas dan tidak berpihak kepada para pemimpin yang menindas rakyat". Ungkap Wahyu dalam orasinya. 

Sampai berita ini diturunkan para peserta aksi sedang berdiskusi dengan pihak kepolisian, dan rencananya para peserta aksi akan bergeser menuju Kantor DPRD Kab. Sinjai.


BURHAN/MULIANA AMRI
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.