Tim Penilai Kemenpar RI Lakukan Kunjungan Verifikasi ke Lokasi Pordarwis ACI Tongke-Tongke


BUGISWARTA.com, Sinjai -- Tim penilai dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia berkunjung ke lokasi Pokdarwis ACI Tongke-Tongke Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai. Senin 28 Agustus 2017.

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sinjai Yuhadi Samad mengatakan bahwa kegiatan ini dalam rangka Penilaian Apresiasi Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) dimana kelompok sadar wisata Tongke-Tongke Aku Cinta Indonesia (ACI) masuk sebagai 25 nominasi nasional dari 150 Kabupaten Kota yang dinilai di Indonesia, Pokdarwis mewakili Sulawesi di tingkat nasional.  

"Tim juri dari Kementerian Pariwisata hari ini melaksanakan kunjungan lapangan untuk melakukan verifikasi Kelompok Sadar Wisata Mangrove Tongke-Tongke ACI". Jelasnya. 

Yuhadi menambahkan, selain itu Pemerintah Kabupaten Sinjai bersama Kelompok Sadar Wisata ACI Mangrove Tongke-Tongke berkomitmen untuk menerapkan program sapta pesona yang aman,  tertib, indah dan sejuk.

Kunjungan tim dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, sebelumnya diterima di rumah jabatan Bupati Sinjai oleh Bupati Sinjai Sabirin Yahya.

Ketua Pokdarwis ACI Sainuddin dalam sambutannya mengatakan bahwa terbentuknya kelompok ini tidak terlepas dari kebersamaan semua stakeholder untuk mewujudkan sadar wisata Tongke-Tongke Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai.

Ketua tim penilai pariwisata Hilda Sabri, yang didampingi oleh Sugeng Handoko dalam sambutannya mengatakan bahwa Pokdarwis Sinjai ini mewakili Sulawesi di tingkat nasional, Sinjai memiliki sesuatu, lakukan pencitraan yang baik tentang hutan mangrove sehingga agar bisa mendunia. 

"Adapun indikator penilaian adalah manajemen sistem administrasi Pokdarwis, dan kreativitas dari kelompok tersebut". Tutur Hilda. 

Sementara itu Asisten Administrasi Umum Akmal MS yang mewakili Bupati Sinjai dalam sambutannya mengatakan bahwa Hutan Mangrove Tongke-Tongke adalah hutan terbaik yang ada di Sulawesi Selatan.

"Pelestarian dan perlindungan  kawasan pesisir ini melalui penanaman pohon bakau telah dilakukan oleh masyarakat Tongke-Tongke sejak tahun 1985 yang diinisiasi oleh Bapak Taiyeb. Upaya ini mendapat apresiasi  pemerintah pusat dengan penganugerahan Kalpataru oleh Bapak Presiden RI pada tahun 1993," jelasnya.

Hutan mangrove Tongke-Tongke juga menjadi lokasi penelitian dari bebagai institusi, karena lengkapnya jenis-jenis bakau dibandingkan dengan daerah lain.

Pokdasi ACI Mangrove Tongke-Tongke yang telah berdiri sejak tahun 2015 hingga sekarang, sangat mebantu pemerintah dalam mewujudkan sapta pesona di kawasan wisata Tongke-Tongke. Olehnya itu, keikut sertaan Pokdarwis ACI mangrove Tongke-Tongke dalam apresiasi kelompok sadar wisata tingkat nasional oleh Kementerian Pariwisata dan menjadi 25 nominasi nasional patut kita syukuri. Hal ini menjadi semangat untuk lebih banyak lagi berbuat bagi pengembangan lingkungan dan sektor pariwisata di daerah Sinjai tercinta ini. 

Hadir pada kegiatan tersebut, Staf Ahli Bupati Sinjai, para Kepala OPD lingkup pemerintah kabupaten Sinjai, Pimpinan Bank BPD Sulselbar Cabang Sinjai, unsur Tripika Kecamatan Sinjai Timur, Kepala Desa Tongke-tongke, dan Pokdarwis tongke-tongke.

BURHAN/MULIANA AMRI
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.