Tak Sanggup Menahan Penyakit, Warga Marioriwawo Akhiri Hidupnya Dengan Tragis


BUGISWARTA.com, Soppeng -- Salah seorang warga Lappatosupang Ahmad (45) mengakhiri masa hidupnya dengan gantung diri di rumahnya sendiri, karena tak sanggup menahan penyakitnya dia alami selama ini yakni Tuberculosis (TBC) yang tak kunjung sembuh.

Saksi mata Kunnu mengatakan dirinya datang ke rumah korban (Ahmad) sekitar jam 08:00 WITA, Rabu 26 Juli 2017 dengan maksud untuk meminjam jemuran cokelat korban, namun Kunnu melihat korban sudah tergantung di dalam rumahnya dengan menggunakan tali dan dalam keadaan sudah meninggal dunia. 

"Maksud kedatangan saya ingin meminjam tempat jemuran cokelat, setelah naik rumah Ahmad sudah gantung diri dan sudah tak beryawa," ungkap Kunnu.

Sementara istri korban sedang tidak ada di rumahnya karena korban menyuruh istrinya ke kebun mengambil sayur, kemudian istrinya kembali ke rumah dan mengetahui suaminya gantung diri. 

"Dirinya pernah mengatakan tidak sanggup menahan penderitaan penyakit TBC dan asma yang dialami selama ini," jelas istri korban.

Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Marioriwawo AKP Jumrih saat dikonfirmasi membenarkan bahwa salah satu warga Desa Watu meninggal dunia karena gantung diri. 

"Sementara dari keluarga korban tidak mau mayat korban untuk diotopsi dan bersedia menanda tangani surat pernyataan menolak otopsi," jelasnya.

MANSUR/MULIANA AMRI
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.