Demi Menyeberangkan Jenazah, Warga Pulau Sembilan Patungan Sewa Perahu


BUGISWARTA.com, Sinjai -- Sebelum terbentuk menjadi Kecamatan Pulau Sembilan, warga sudah harus terbiasa menanggung biaya transportasi guna menyeberangkan jenazah yang wafat di Rumah Sakit Daerah Sinjai ke masing-masing pulau sampai saat ini. 

Salah satu warga Kecamatan Pulau Sembilan yang bermukim di Desa Harapan bernama Zainuddin, seakan tak percaya ketika anak perempuan semata wayangnya terkulai tak bernafas yang sengaja dibaringkan di palka kapal  berukuran kecil, warga Kabupaten Sinjai yang tergolong miskin ini, diibaratkan sudah jatuh tertimpa tangga pula. 

Pasalnya, selain kehilangan putrinya, Zainuddin yang kesehariannya hanya berpenghasilan Rp.30.000-50.000 sebagai nelayan pinggiran pulau dipaksa merogoh kocek sebesar Rp. 2.000.000, guna memulangkan jenazah putrinya di kediamannya. Rabu, 7 Juni 2017.

Kejadian yang dialami Zainuddin sudah lumrah, "kejadian seperti yang dialami Zainuddin sudah terbiasa di sini, warga yang tidak memiliki perahu pribadi harus menanggung biaya transportasi penyeberangan jenazah, sekalipun warga miskin. Olehnya itu, ketika ada warga miskin berduka kami bahu membahu untuk meringankan beban transportasi jenazah", tutur Murlan, keponakan Zainuddin dengan nada sedih.

Lebih jauh Murlan menambahkan, "Di sini kami memiliki Puskesmas, namun kinerja tim medis di sini sangat jauh dari kata memuaskan. Bahkan sejak adanya pete-pete jam kerjanya seakan menurun, ironisnya ketika Kecamatan di Sinjai mendapatkan mobil ambulance dari pemerintah, kami (masyarakat Kecamatan Pulau 9) seakan tak dilirik oleh pemerintah Kabupaten Sinjai," tambahnya.

Senda dengan hal itu Kepala Desa Pulau Harapan H. Ambo Sakka, saat dikonfirmasi awak media mengaku jenazah sudah sering kali disampaikan di Musrenbang, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, namun tak mendapat respon.

"Musrenbang di tingkat desa maupun kecamatan selalu saya dengungkan wacana transportasi Jenazah, hal tersebut guna meringankan beban masyarakat Kecamatan pulau 9 yang sedang berduka, namun tidak pernah direalisasikan dari pihak Pemerintah yang terkait" Tegas H.Ambo.


Kecamatan Pulau 9 sendiri, terdiri dari Empat Desa, adapun Daftar pemilih tetapnya kurang lebih 3.500 jiwa, sebelum menjadi Kecamatan,  pulau sembilan mengikut di kelurahan Balangnipa Kecamatan Sinjai Utara pada tahun 1990.

BURHAN/MULIANA AMRI
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.