Pertanyakan Masalah Adik, Pemuda Bone Meregang Nyawa di Ujung Badik

Ilustras/Net
BUGISWARTA.com, Bone -- Sungguh naas nasib yang menimpa pemuda 21 tahun, Yusri alias Ucil warga jalan Pisang Baru, Kelurahan Jeppe'e, Kecamatan Tanete Riattang Barat, meregang nyawa diujung badik saat mengantar adiknya di depan Wisma Rennutta Jalan Lapatau Kelurahan Manurungnge. Selasa, 23 Mei 2017.

Ucil yang mengantar Alif, adik kandungnya dengan menggunakan sepeda motor untuk memperjelas persoalan adik korban, karena beredar kabar kalau adiknya kerap dicari, namun tanpa panjang lebar sebilah badik bersarang di bagian punggung korban.

"Ada yang selalu mencari adiknya, kemudian korban kesana untuk menanyakannya, tetapi begitu dia mau bertanya tiba-tiba dia dikeroyok dan ditikam oleh salah seorang yang diduga penjaga Wisma Rennutta", kata Zul, keluarga dekat korban.

Setelah ditikam, Ucil langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum  Daerah Tenriawaru Bone guna dilakukan perawatan, karena luka tusukan yang parah, Ucil dirujuk ke rumah sakit Makassar, namun sebelum dilarikan ke Makassar, sekitar pukul 04:00 WITA Ucil sudah tidak bernyawa.

"Korban ditikam bagian punggung bawah (perut) sebelah kiri dan menurut rekam medis, tembus sampai ke pembuluh darah," Lanjutnya

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bone, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Hardjoko mengatakan, awalnya sempat terjadi perkelahian anatara korban dan pelaku, namun mungkin karena pelaku lebih satu orang.

"Empat orang yang diduga pelaku penikaman sudah kita amankan di kantor, dan masih menjalani pemeriksaan. Empat pelaku tersebut diketahui berinisial (AD), (SK) (FJ) dan (ED) yang merupakan karyawan Wisma Rennutta', kata Hardjoko

SYAHRUDDIN/MULIANA AMRI
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.