Diduga Masalah Tanah Warisan, Warga Tellulimpoe Sinjai Tewas Digorok


BUGISWARTA.com, Sinjai -- Jafar bin Maming (45 tahun) dan Tahir bin Umpa (40 tahun) yang keduanya berprofesi sebagai petani terlibat perkelahian menggunakan parang di Dusun Lempangan, Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe, Sinjai. Minggu 23 April 2017.

Dalam perkelahian tersebut, Jafar yang merupakan warga Dusun Tombolo Tellulimpoe tewas terkena sabetan parang pada bagian leher sebelah kiri dan meninggal ditempat, sementara Tahir yang masih paman korban melarikan diri setelah kejadian.

Saksi mata kejadian, Sangkala mengatakan kejadian ini berawal ketika korban dan pelaku sama-sama minum tuak di rumah Sufu bin Lahmi.

"Kejadiannya sekitar jam 17.00 WITA waktu minum tuak, terjadi keributan antara pelaku dan korban terkait masalah tanah warisan dan pelaku langsung menganiaya korban dengan menggunakan parang dan mengenai bagian leher sebelah kiri. Seketika itu korban meninggal dunia lalu pelaku langsung kabur", kata Sangkala saat menjelaskan kronologis kejadian.

Korban sendiri tengah di evakuasi ke RSUD Sinjai oleh tim identifikasi Polres Sinjai yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sinjai, AKBP H. Agus Dwi Hermawan.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih sementara berjaga di Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta melakukan pengejaran terhadap pelaku.

IZHAR/MULIANA AMRI
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.