Desa Timusu Belajar Tanam Bawang di Bone

BUGISWARTA.com, Soppeng---Kabupaten Bone, Murpakan Salahsatu Daerah di Sulaweai selatan yang menjadi Kiblat Pertanian, Khusunya dalam membudidayakan Bawang merah, Sehingga banyak Kabupaten yang menjadikan Bone sebagai tempat Study banding guna bertukar pendapat dalam bercocok tanam.

Hal ini juga dilakukan oleh Pemerintah Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng berkunjung ke Kabupaten Bone tepatnya di Kecamatan Ajangale untuk melakukan study banding dalam membudidayakan Bawang. Ahad (16/04/2017).

Kepala Desa Timusu, Firadus memilih Kabupaten Bone Bone Sebagai tempat Study Banding, Karna Menurutnya Kabupaten Bone Sebagai salahsatu Daerah yang berhasil dalam membudidayakan Bawang Merah.

"Study banding itu tidak perlu jauh-jauh yang mengeluarkan biaya lebih besar, cukup saja di kabupaten tetangga yang sudah berhasil salah satunya kabupaten Bone,"kata Firdaus

Sementara itu, salahsatu petani bawang merah, Firman menjelaskan untuk bercocok tanam bawang merah perlu ada kesebaran dan berani, karena tidak selamanya kita untung.

"Lokasi tanaman bawang merah saya hanya 50 are persegi dengan jumlah bibit bawang yang dibutuhkan 50 kilo gram (kg), dan cukup membutuhkan modal sampai panen hanya sekitar 29 juta dan akan menghasilkan sampai 115 juta selama 55 hari,"kata Firman

MANSYUR/SYAHRUDDIN

Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.