Dokar Semakin Tergeser dan Tergusur di Panjallingan Maros


BUGISWARTA.com, Maros---Dokar yang merupakan alat transportasi yang ditarik kuda, kini nasibnya semakin menyedihkan dan semakin tampak kurang keberadaannya. Alat transportasi yang terbilang langka dan tradisonal ini tampaknya sudah kurang juga peminatnya karena tersaingi oleh alat transportasi modern yang terhitung efektif dan cepat.

Alat transportasi yang pernah berjaya dimasanya termasuk di Panjallingan, Tambua Maros, kini secara perlahan  mulai tergeser dan tergusur. Suasana hari pasar di Panjalinggan pada Senin dan Kamis, sarana transportasi yang terparkir di sekitar pasar sudah tergantikan  dengan mobil, motor dan kendaraan roda empat lainnya.

Dulunya pasar ini memiliki banyak transportasi termasuk dokar sehingga warga hanya mengendarai alat transportasi dokar tersebut. Seiring berkembangnya zaman, alat transportasi ini semakin berkurang, dikarenakan alat transportasi semakin modern, seperti adanya alat transportasi bentor, motor, mobil dan lain sebagainya.

Meskipun sudah banyak alat transportasi yang lebih memudahkan warga untuk ke pasar, saya masih tetap bertahan menggunakan dokar  untuk mencari nafkah, ungkap Daeng Tabaro, salah seorang pemilik dokar yang tetap kukuh untuk menggunakan dokar.

SATRIANI/MULIANA AMRI
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.