Ditanya Mengenai DNA Kapolres Masih Menunggu Hasil dari Mabes Polri


BUGISWARTA.com, Soppeng--Semenjak bergulirnya kasus dugaan tindak asusila (pemerkosaan) terhadap siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Desa Pising Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng sejak bulan Januari lalu, hingga saat ini belum memiliki kejelasan.
Pelajar dengan inisial BG (17 tahun) yang memiliki kebutuhan khusus kini telah melahirkan tanpa diketahui ayah biologis dari anaknya itu , menjadi perbincangan banyak kalangan mengenai siapa yang tega terhadap pelajar penyandang disabilitas tersebut.‎
"Pihak dari kepolisian  ‎belum mendapatkan hasil dari Mabes Polri. Sambil menunggu hasil, penyidik akan terus melakukan pemantauan dan pengambilan keterangan serta pemeriksaan dari saksi-saksi. Kita akan tunggu", kata Kapolres Soppeng Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dodied Prasetyo Aji.‎

Andi Jamaro Dulung sebagai salah satu anggota  Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)  sangat mengharapkan agar hal ini secepatnya dapat terselesaikan, termasuk tes DNA itu harus cepat terungkap. "Tidak boleh tidak ada pelakunya, penting bagi polisi untuk menemukan pelakunya, sedangkan teroris saja bisa diungkap sementara hal itu tidak", ungkapnya.

Sekadar untuk diketahui bahwa siswa SLB Donri-Donri dengan inisial BG (17 tahun) yang memiliki keterbatasan khusus kini melahirkan bayi laki-laki namun hingga saat ini aparat penegak hukum belum berhasil mengungkap pelakunya. 

USMAN AL-KHAIR/MULIANA AMRI
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.