Kadis Tegas Hentikan BPJS, DPRD Sinjai 'Takut'

Suasana Rapat Pleno DPRD Soal BPJS Di Sinjai ( Dok.Izhar)
SINJAI, Bugiswarta.com---Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai A Surianto Asapa dengan tegas meminta agar Kabupaten Sinjai tolak atau berhenti kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminanan Sosial (BPJS) Kesehatan. Kamis, (19/1/2017)
Hal itu ditegaskan Kadis Kesehatan pada Rapat Pleno yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai, terkait Pembahasan Program Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Dikabupaten Sinjai di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sinjai.
Menurutnya, hal itu mengacu pada peraturan yang ada, bahwa tidak ada aturan yang dilanggar ketika MoU antara BPJS dan Pemerintah Daerah tidak di perpanjang.
"Sesuai aturan Permendagri diluar dari cakupan Askes dan Jaskemas yang saat ini berintegrasi dengan BPJS dapat diprogramkan lain, makanya Kami meminta Pemkab Sinjai menolak BPJS, Kabupaten lain saja biasa Kenapa kita tidak," Katanya.
Sementara itu Abd. Salam Dg. Bali dari fraksi PKS meminta rapat tersebut untuk dipending sementara sambil mencari solusi agar langkah yang diambil nantinya tidak menimbulkan polemik.
"Jangan sampai keputusan yang diambil tidak bisa juga di laksanakan Pemda, olehnya kita carikan dulu solusi yang tepat," tuturnya
Untuk diketahui Rapat pelno yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sinjai Abd. Haris Umar dihadiri oleh Asisten II Pemda Sinjai dr. Nikmat B. Situru, Kadis Sosial Muhlis Isma, Kadis Kesehatan Sinjai dr. Surianto Asapa beserta jajarannya, serta puluhan Anggota dewan tersebut merupakan tindak lanjut Aspirasi dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sinjai Bersatu tentang pemeberhentian Kerjasama Pemkab Dengan BPJS.
Izhar/Usman
Share on Google Plus

About Bugis Warta

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.